Perbedaan Whey Protein di SGM Ananda 6 12

SGM Ananda 6 12

Apa sebenarnya whey protein yang ada di dalam kandungan SGM Ananda 6 12? Apa yang membedakannya dengan kandungan lain di dalam susu formula ataupun susu sapi? Whey protein adalah salah satu jenis protein yang sering ditemukan di dalam susu sapi, banyak susu formula bayi hingga ASI. 

Menurut American Academy of Pediatrics ditemukan sekitar 60 persen dari semua protein yang ditemukan dalam ASI mengandung kadar protein whey. Oleh karena itu, jika susu formula SGM Ananda 6 12 memiliki kandungan whey protein, maka hal ini sangat memberikan dampak positif bagi bayi yang membutuhkan tambahan susu formula.

1. Susu sapi

Susu sapi dan produk susu lainnya umumnya mengandung protein whey di dalamnya. Minuman ini seringkali digunakan sebagai pelengkap untuk balita dan anak yang usianya sudah lebih besar. Akan tetapi, sebaiknya Anda tidak memberikan susu sapi murni atau yang tidak memiliki whey protein kepada bayi di bawah usia 1 tahun, untuk mencegah adanya kemungkinan alergi. 

Meskipun harga susu sapi umumnya lebih murah daripada susu formula bayi yang mengandung whey protein, namun susu sapi bisa membuat bayi memiliki risiko kekurangan asam lemak esensial, vitamin E dan zat besi. Selain itu, konsumsi susu sapi berlebih bisa membuat bayi Anda mengalami kelebihan protein, kalium dan natrium. Tidak hanya itu, susu sapi memiliki sifat yang lebih sulit dicerna oleh bayi di bawah usia 1 tahun.

2. ASI

ASI merupakan sumber makanan utama terbaik bagi bayi Anda. ASI memiliki kandungan yang sebagian besar adalah whey protein yang sangat baik Anda berikan untuk bayi. Menurut Academy of Nutrition dan Dietetics maupun American Academy of Pediatrics mereka sepakat menyarankan para ibu untuk menyusui atau memberikan ASI secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. 

Pemberian ASI eksklusif menawarkan banyak manfaat bagi bayi dan memaksimalkan tumbuh kembangnya. Selain itu, ASI sebaiknya diberikan setidaknya hingga bayi berusia 12 bulan dan menjadi pelengkap sambil menawarkan makanan pendamping ASI. Bahkan, Anda juga diperbolehkan untuk memberikan ASI hingga anak berusia 2 tahun. 

Academy of Nutrition and Dietetics melaporkan bahwa ASI sangat membantu mengurangi berbagai risiko penyakit yang kerap menyerang bayi dan risiko kanker payudara, kanker ovarium, depresi pasca persalinan, dan diabetes tipe-2 yang sangat mungkin dialami oleh ibu yang tidak menyusui.

3. Susu formula bayi

Banyak susu formula yang dijual dipasaran. Sebagian besar formula bayi memiliki standar berbasis susu dan sebaiknya mengandung protein whey. Akan tetapi, ada beberapa susu formula yang tidak memiliki kandungan ini dan tidak semua bayi dapat mentoleransi susu formula dengan baik. 

SGM Ananda 6 12 merupakan susu formula bayi yang dibuat menggunakan protein whey 100 persen terhidrolisis. Hal ini sangat membantu mengurangi dermatitis atopik pada bayi karena adanya kandungan dari protein susu sapi utuh. Selain itu, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2010 dalam “Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition” susu formula bayi yang berbahan dasar kedelai dan tidak mengandung whey protein, juga dapat membantu bayi yang memiliki kondisi galaktosemia dan defisiensi laktase.

4. Whey protein 

Banyak jenis susu formula mengandung protein whey, salah satunya SGM Ananda 6 12. ASI dan susu formula yang mengandung SGM Ananda 6 12 seimbang memiliki kadar protein, karbohidrat, asam lemak esensial, vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh bayi selama masa tumbuh kembangnya. Namun, Anda harus menghindari suplemen protein untuk bayi, karena mengandung toksisitas protein, yang dapat menyebabkan kematian dini pada bayi Anda.