Resep Dendeng Balado Lezat, Apakah Sehat?

Siapa yang tak suka dendeng balado? Hidangan asli Indonesia ini bahkan memiliki berbagai macam varian resep dendeng balado. Rasa lezat hidangan ini berasal dari potongan-potongan daging yang direndam dalam berbagai macam rempah dan bumbu, untuk kemudian diawetkan, diasap, dan dikeringkan. Namun, meskipun rasa dendeng balado yang lezat, hidangan ini telah melalui banyak proses pengolahan, membuat banyak orang ragu akan kandungan nutrisi di dalamya serta apakah konsumsi makanan ini berbahaya bagi kesehatan atau tidak. 

Resep dendeng balado memiliki cita rasa yang lezat

Anda mungkin memiliki resep dendeng balado andalan. Selain rasanya yang lezat, dendeng balado juga bernutrisi, mengandung kalori, protein, lemak, karbohidrat, seng, vitamin B12, fosfor, folat, zat besi, tembaga, selenium, potassium, thiamine, magnesium, riboflavin, dan niacin dalam jumlah yang beragam. Dendeng juga menyediakan sedikit mangan, molybdenum, dan asam pantotenat. Mengingat dendeng tinggi kandungan protein dan rendah karbohidrat, dendeng balado memiliki komposisi nutrisi yang lebih sehat dibandingkan dengan makanan lainnya dan cocok untuk berbagai macam program diet, misalnya diet rendah karbohidrat dan diet paleo. Dendeng juga memiliki berbagai macam jenis mineral, termasuk di antaranya adalah seng dan zat besi, yang mana penting untuk berbagai macam fungsi tubuh, termasuk di antaranya adalah untuk sistem kekebalan tubuh dan dukungan level energi. 

Meskipun dendeng balado merupakan makanan yang bernutrisi, konsumsinya harus dalam batas yang wajar. Dendeng balado tinggi kandungan sodium, dengan satu sajian menyediakan sekitar 22 persen dari asupan harian sodium Anda. Asupan sodium berlebih dapat membahayakan beberapa aspek kesehatan, seperti meningkatkan risiko seseorang dalam menderita penyakit jantung, tekanan darah, dan juga stroke. Oleh sebab itu, dendeng balado tidak cocok bagi mereka yang sedang menjalani diet yang membatasi asupan sodium. 

Selain itu, resep dendeng balado umumnya meminta pembuatnya untuk melakukan proses pemasakan yang rumit. Banyak studi telah menunjukkan hubungan antara diet yang tinggi daging olahan seperti dendeng dengan risiko kanker yang lebih tinggi, misalnya kanker gastrointestinal. Sebagai tambahan, studi baru-baru ini menemukan bahwa daging yang dikeringkan dan banyak mendapatkan proses pemasakan dapat terkontaminasi zat beracun yang disebut mycotoxin, yang diproduksi oleh jamur yang tumbuh di daging. Penelitian telah menghubungkan mycotoxin dengan risiko kanker. Oleh sebab itu, meskipun dendeng balado merupakan makanan yang lezat, konsumsi makanan ini harus berada dalam batas yang wajar. Kebanyakan dari makanan yang Anda konsumsi harus berasal dari makanan utuh yang tidak banyak terlibat dalam pemrosesan tinggi. 

Apabila Anda ingin membuat dendeng balado di rumah, resep dendeng balado cukup sederhana dan mudah diikuti. Adapun bahan-bahan yang perlu dipersiapkan di antaranya adalah:

  • 500 gram daging sapi
  • 1000 ml air
  • 500 gram minyak
  • 3 buah asam kandis
  • 5 siung bawang putih
  • 1 sendok makan ketumbar
  • Jahe
  • 1 sendok teh garam

Sementara untuk sambal, bahan yang perlu dipersiapkan di antaranya adalah:

  • 12 butir bawang merah
  • 3 buah tomat
  • 15 buah cabai merah
  • 1 sendok teh garam
  • 100 ml air
  • 150 ml minyak
  • 2 sendok teh gula pasir
  • 4 lembar daun jeruk

Untuk resep dendeng balado, Anda harus menghaluskan bumbu yang terdiri bawang putih, kahe, serta ketumbar dan tambahkan garam. Balur daging dengan bumbu halus dan asam kandis, kemudian rebus hingga lunak. Iris tipis daging dan memarkan, lalu taruh di atas Loyang. Goreng daging dengan api hingga bertekstur kering. Buat sambal dengan menghaluskan bawang merah, cabai, dan tomat. Masak sambal di atas minyak dan tambah garam, gula, dan air, lalu beri daun jeruk. Masukkan daging ke sambal dan aduk hingga rata.