Yuk, Hindari Penyakit Kista dengan 5 Cara Berikut Ini

Kista merupakan salah satu penyakit yang menjadi momok bagi perempuan. Penyakit yang berkaitan erat dengan ovarium atau indung telur wanita ini banyak ditakuti dan sebisa mungkin dihindari. Namun tahukah Anda bahwa ada kista juga bisa menyerang pria? Secara awam penyakit kista dikenal sebagai penyakit tumor jinak yang menyerang ovarium atau indung telur pada wanita. Meskipun demikian, penyakit ini juga sangat mungkin terjadi pada pria. Makanan penyebab kista menjadi salah satu pemicu tumbuhnya kista pada wanita maupun pria. 

Kista ovarium adalah kantong berisi cairan yang tumbuh di ovarium atau indung telur

Selain itu, terdapat juga penyebab lain yang memicu tumbuhnya kista di dalam tubuh, seperti faktor stres, pola hidup tidak sehat, serta alkohol dan rokok. Nah, berikut ini akan dibahas beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah munculnya penyakit kista di dalam tubuh. Apa saja?

1. Menjaga Berat Badan Ideal

Hal pertama yang harus diperhatikan untuk menghindari kista adalah menjaga berat badan ideal. Berat badan yang berlebihan diyakini dapat menyebabkan berbagai resiko penyakit, termasuk resiko penyakit kista atau Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS). Bahkan wanita dengan riwayat obesitas dapat mengurangi risiko terjadinya kista di dalam tubuh hanya dengan menurunkan berat badan sebanyak 10% saja. 

2. Menerapkan Pola Makan Sehat

Untuk menghindari penyakit kista, Anda juga perlu menerapkan pola makan sehat. Pola makan sehat ini sangat baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Pola makan sehat adalah pola makan yang memperhatikan kebutuhan gizi tubuh, dan menghindari makanan penyebab kista yang mengandung zat jahat seperti lemak jenuh tinggi, kelebihan karbohidrat dan lainnya, lalu menggantinya dengan makanan tinggi protein dan vitamin dari buah-buahan, sayur, dan makanan sehat lainnya.

3. Hindari Rokok dan Minuman Beralkohol

Tips selanjutnya yang harus Anda perhatikan untuk menghindari penyakit kista adalah dengan menghindari rokok dan minuman beralkohol. Tentu Anda tahu bahwa kedua zat ini sangat buruk dan dapat mengganggu sistem metabolisme tubuh serta sistem reproduksi tubuh. Oleh sebab itu, sebisa mungkin hindari kedua hal ini untuk menjaga kesehatan tubuh Anda.

4. Kelola Stress

Selain memperhatikan asupan makanan yang masuk kedalam tubuh, Anda juga harus memperhatikan keseimbangan hormon tubuh. Tubuh dapat menghasilkan berbagai hormon untuk menjaga keseimbangan fungsi tubuh. Salah satu hormon yang dihasilkan oleh tubuh wanita adalah hormon estrogen dan progesteron. Hormon ini diproduksi oleh sistem reproduksi wanita yaitu ovarium. 

Stres berlebihan dapat mengganggu keseimbangan hormon di dalam tubuh, termasuk hormon estrogen dan progesteron. Keseimbangan hormon tubuh yang buruk dapat memicu tumbuhnya kista pada tubuh. Oleh karena itu, untuk mencegah dan menghindari penyakit kista, Anda perlu mengelola stres dengan baik.

5. Cukup Tidur

Cara menghindari penyakit kista berikutnya adalah dengan memastikan bahwa waktu tidur Anda cukup. Orang dewasa membutuhkan waktu tidur 7 hingga 8 jam setiap hari untuk menjaga keseimbangan hormon dan metabolisme tubuh. Pastikan juga Anda memiliki waktu tidur yang berkualitas agar tubuh tetap sehat dan bugar.  

Selain menghindari makanan penyebab kista, 5 cara diatas dapat Anda coba untuk mencegah tumbuhnya tumor jinak yang berbahaya. Selain itu, Anda perlu melakukan cek kesehatan rutin agar tahu kondisi kesehatan Anda. Jangan sampai terlambat mengetahui datangnya penyakit karena dapat berefek tidak baik di masa depan.

5 Manfaat Air Mineral pH Tinggi Bagi Tubuh

Air mineral pH tinggi atau disebut sebagai air alkali merupakan air minum dengan tingkat keasaman di atas 8, sehingga bisa disebut juga sebagai air basa atau air minum pH 8+. Air alkali didapatkan secara alami dari sumber mata air yang melewati batu-batuan dan menyerap mineral, sehingga memiliki kandungan pH yang tinggi. Air alkali juga bisa diolah dengan mesin ionizer yang membuat kadar pH air meningkat. Selain berbeda dengan air minum pada umumnya yang memiliki pH netral atau berada di angka 7, air alkali juga diklaim lebih bermanfaat bagi tubuh. Berikut merupakan manfaat mengonsumsi air mineral pH tinggi, di antaranya yaitu sebagai berikut.

Air mineral pH tinggi yang bisa didapatkan di pasaran

Menurunkan Asam Lambung

Air mineral pH tinggi dapat membantu menurunkan tingkat keasaman isi lambung dan menonaktifkan pepsin, yaitu enzim yang menyebabkan refluks asam lambung. Refluks asam terjadi Ketika bagian dalam perut mengeluarkan makanan yang diolah hingga kerongkongan. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan sensasi terbakar dan jika dibiarkan dapat menyebabkan penyakit GERD atau refluks gastroesofageal. Masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membuat air alkali ini bisa digunakan sebagai pelengkap perawatan bagi penderita penyakit asam lambung.

Menjaga Keseimbangan pH dalam Tubuh

Kandungan air mineral pH tinggi bisa membantu menetralisir kelebihan asam dalam tubuh yang menyebabkan dehidrasi. Jika pH dalam tubuh seimbang, maka bisa menurunkan risiko gangguan fungsi organ dan membuatnya tetap sehat serta terhindar dari kondisi dehidrasi yang dapat membuat tubuh sering merasakan sakit kepala dan mual. Sebuah studi dalam Journal of the International Society of Sport Nutrition pada tahun 2010 menyatakan bahwa kelompok orang yang mengonsumsi air mineral pH tinggi memiliki kadar asam basa tubuh yang lebih seimbang daripada peserta yang minum air putih biasa. Selain itu, volume urine juga cenderung lebih sedikit, yang menunjukkan bahwa hidrasi tubuh lebih baik.

Menjaga Hidrasi Tubuh

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa konsumsi air mineral pH tinggi dapat membuat tubuh terhidrasi dengan baik. Tingkat kekentalan darah cenderung menurun hingga 6,3% dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi air minum biasa. Kondisi darah yang kental berarti tidak mengandung cukup air. Semakin kental darah seseorang, maka semakin lambat darah yang bergerak. Sedangkan darah yang cukup air akan mudah dialirkan ke seluruh tubuh, termasuk oksigen di dalamnya yang menjaga tubuh fokus. Pengurangan kadar asam dalam aliran darah juga bisa berpengaruh dalam meningkatkan metabolisme tubuh dan energi.

Mengendalikan Tekanan dan Gula Darah

Penelitian yang telah diterbitkan dalam Shanghai Journal of Preventive Medicine pada tahun 2010 menyatakan bahwa air mineral pH tinggi memiliki manfaat bagi penderita diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi. Peserta yang menjadi subjek penelitian yang menderita kondisi tersebut diminta untuk mengonsumsi air mineral pH tinggi selama 3-6 bulan secara rutin untuk dicatat perkembangannya. Hasilnya, kadar gula darah, tekanan darah, serta lipid atau lemak darah peserta menurun dan berada di angka normal. Saat ini, air alkali juga kerap digunakan untuk terapi hipertensi, diabetes, dan hiperlipidemia.

Menjaga Kesehatan Tulang

Minum air mineral pH tinggi atau dengan kadar pH 8+ yang kaya dengan kandungan bikarbonat dan mineral kalsium bermanfaat untuk membantu menghambat proses resorpsi tulang. Resorpsi tulang merupakan pemecahan sel-sel tulang lama menjadi sel-sel tulang baru. Jika semakin sedikit pemecahan sel yang terjadi dan ditambah dengan asupan mineral yang cukup maka bisa membantu menjaga tulang untuk tetap kuat dan sehat. Meski begitu, bukan berarti konsumsi air mineral pH tinggi secara rutin dapat mencegah osteoporosis karena masih diperlukan penelitian lebih lanjut.